2009/10/31

Pengetahuan Dasar tentang Wine

WINE

Sekarang kita tidak asing lagi dengan istilah wine. wine yang merupakan hasil fermentasi juice buah anggur ini sudah menjadi life style dikalangan executive muda dan juga para professional, bahkan anak mudapun sekarang sudah mulai menyukai elegancy wine ini. Wine merupakan minuman yang sangat komplex dibanding dengan minuman yang lain, mengapa wine minuman yang sangat komplex? Ada beberapa hal yang membuat wine itu menjadi minuman yang sangat kompleks diantaranya adalah:
- Grape (anggur)

Bahan dasar pembuat anggur ini sangat banyak macam jenisnya. Buah anggur secara umum itu ada 2 yaitu anggur merah dan anggur putih. tapi jenis buah anggur berdasarkan warnanyapun cukup banyak sebagai contoh:


Anggur Merah

   1. Cabernet Franc
   2. Cabernet Sauvignon
   3. Merlot
   4. Shiraz
   5. Pinot Noir
   6. Gamay, dan lain sebagainya.

Anggur Putih

   1. Chardonnay
   2. Sauvignon Blanc
   3. Semillon
   4. Muscat
   5. Gewustraminer
   6. Riesling, dan lain sebaganya.

sebenarnya masih banyak lagi jenis anggur yang ada didunia ini, tapi yang saya sebutkan diatas tadi merupakan jenis anggur yang sering dibuat dalam pembuatan wine didunia, termasuk di Indonesia.


- Taste/Karasteristik wine:

Berbededa jenis anggur berbeda pula tastenya begitu juga dengan karasteristiknya. Ada beberapa penyebab perbedaan karasteristik dari suatu wine diantaranya:

    * Jenis anggur yang digunakan.

Setiap anggur mempunyai taste yang berbeda dengan anggur yang lainnya, contoh:

- Cabernet Franc yang merupakan hasil anggur utama di Bordeaux, Prancis. Mempunyai Aroma khas dari buah strawberry dan blackberry, warna anggur ini terang dan bersinar. Anggur ini biasanya digunakan untuk campuran anggur yang lain seperti, Cabernet Sauvignon dan Merlot.

- Chardonnay adalah merupakan anggur yang banyak diperoleh didaerah Burgundy, Prancis. Anggur putih ini menghasilkan wine yang sangat elegance, kering dan aroma yang dihasilkan dari anggur ini adalah aroma apple,linden,almond.Aggur ini juga merupakan Anggur utama pembuat champagne.

    * Tanah dimana tanaman anggur tumbuh.

Kondisi tanah dimana anggur ditanam akan sangat mempengaruhi karasteristik dari buah anggur tersebut, seperti mineral yang terkandung didalam tanah, jenis tanaman sebelumnya, fosil mahluk hidup yang terkubur didalamnya dan lain sebagainya. yang jelas history dari tanah tersebut menjadi pembentuk karasteristik dari anggur tersebut. begitu pula dengan jenis tanahnya, seperti tanah kapur, tanah liat, tanah humus dan sebagainya akan berpengaruh juga pada karasteristik winenya, sebagai contoh di Prancis adalah pegunungan kapur dan dataran tinggi maka anggur yang dihasilkan akan sangat kuat, dibanding dengan anggur yang berada di Indonesia dengan iklim tropis yang mudah mendapatkan air, maka anggur di Indonesia biasanya lembek, mudah busuk dan banyak air.

       * Ketelitian dari pembuat wine.

Wine Maker (pembuat wine) akan mempengaruhi terbentuknya karasteristik dari wine yang akan dibuatnya. Waktu, prosentase campuran anggur yang tahu secara pasti adalah wine maker untuk menghasilkan wine dengan rasa yang dinginkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar